Tuesday, May 8, 2018

Pengertian Negara, Unsur serta Fungsinya

Kali ini saya akan membahas mengenai arti atau pengertian dari negara, unsur yang ada di dalamnya serta fungsi dari negara itu apa. Untuk itu, anda harus membaca artikel ini secara berurutan supaya tidak bingung dalam menyerap ilmunya. Ok kita langsung saja ke pokok pembahasan pengertian negara, unsur serta fungsinya.
Pengertian+Negara+Unsur+serta+Fungsinya

Negara, menurut kamus besar bahasa indonesia (kbbi) adalah organisasi dalam suatu wilayah yang mempunyai kekuasaan tertinggi yang sah dan ditaati oleh rakyat. Selain itu diartikan pula sebagai kelompok sosial yang menduduki wilayah atau daerah tertentu yang berorganisasi di bawah lembaga politik dan pemerintah yang efektif, mempunyai kesatuan politik, berdaulat sehingga berhak menentukan tujuan nasionalnya.

Unsur - Unsur Negara
Ada 4 hal yang mendasar yang bisa dikatakan sebagai unsur dari sebuah negara sehingga orang lain atau bangsa lain mengakui keberadaan sebuah negara tersebut.
  1. Rakyat
    Rakyat merupakan sekumpulan manusia yang menduduki suatu wilayah tertentu. Rakyat adalah unsur terpenting dalam sebuah negara karena rakyatlah yang pertama kali berkehendak untuk membentuk suatu negara. Rakyat juga yang memulai, merencanakan, merintis, mengendalikan, dan menyelenggarakan suatu pemerintahan negara. Rakyat itu meliputi penduduk dan bukan penduduk, warga negara dan bukan warga negara serta bangsa.
  2. WilayahWilayah atau daerah adalah sebuah tempat berlindung bagi sekumpulan rakyat dan juga tempat bagi pemerintahan untuk berorganisasi atau menyelenggarakan segala kegiatan pemerintahan yang sah. Wilayah juga meliputi wilayah daratan, lautan, dan wilayah udara.
  3. Pemerintah yang BerdaulatPemerintah yang berdaulat memiliki kekuasaan tertinggi yang ada di tangan rakyat. Kekuasaan yang dipegang pemerintah hakikatnya adalah kekuasaan rakyat. Rakyat sangat menghormati keputusan dan kebijakan yang dibuat pemerintah. Pemerintah juga menghormati rakyatnya dan rakyat juga harus menghormati pemerintahannya, sehingga negara lain juga segan dan menghormatinya.
  4. Pengakuan Dari Negara LainUnsur pengakuan dari negara lain bukanlah unsur pokok dalam adanya atau berdirinya suatu negara baru. Ini bersifat menerangkan adanya negara (deklaratif) atau pengakuan dari negara lain bahwa negara baru tersebut benar adanya baik secara formal maupun non-formal.
Fungsi Negara
Fungsi negara dibagi menjadi 4 bagian yang penting dan memang harus dilakukan oleh sebuah negara jika ingin negara tersebut terus berjalan.
  1. Fungsi Ketahanan dan Keamanan, suatu negara wajib untuk dapat melindungi seluruh unsur negara (yaitu berupa rakyat, wilayah, serta pemerintahan), dari segala bentuk ancaman, gangguan atau hambatan bahkan tantangan yang lain bisa berasal dari internal maupun eksternal.
  2. Fungsi Keadilan, sudah barang pasti suatu negara memang wajib untuk berlaku adil dimata maupun dimuka hukum tanpa adanya diskriminasi, perbedaan maupun kepentingan tertentu dari pihak-pihak yang tak bertanggung jawab atau yang ingin memecah belah.
  3. Fungsi Kesejahteraan dan Kemakmuran, sebuah negara pastinya dapat mengeksplorasi dan memanfaatkan sumber daya alam yang dipunyai hal tersebut supaya dapat menigkatkan kesejahtaraan hidup bagai seluruh warga negara dan bangsanya agar dapat hidup lebih makmur dan sejahtera.
  4. Fungsi Pengaturan dan Keadilan, setiap negara wajib memiliki perundang-undangan yang mana supaya dapat melaksanakan semua kebijakan dengan adanya landasan serta pedoman yang kuat agar dapat membentuk suatu tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan juga bernegara dengan aman, nyaman, makmur serta sejahtera.
Demikian yang dapat saya sampaikan mengenai pengertian negara, unsur serta fungsinya suatu negara. Semoga dapat membantu teman-teman dalam membuat tugas ataupun yang ingin belajar mengenai arti dan fungsi dari suatu negara.
Read more

Thursday, May 11, 2017

Skala Pengukuran Variabel

Selamat datang di artikel Skala pengukuran variabel di blog saya ini. Baca sampe beres yah, kalo copas jangan lupa kasih referensi artikel dari sini ya. hehe
skala+pengukuran+variabel+dan+arti+variabel


Variabel merupakan sebuah ciri yang diukur, diamati, ditanyakan, atau yang dimanipulasi dan nilainya bervariasi. Berikut pembagian dalam variabel
  • Variabel Dependen (terikat atau terpengaruh)
  • Variabel Independen (bebas atau mempengaruhi)
  • Variabel Pengganggu (confonder)

Selain sebagai alat ukur, ternyata variable memiliki skala pengukuran variabel, berikut sedikit penjelasan mengenai Skala Pengukuran Variabel.

Skala pengukuran variabel
  • Nominal : Beda
  • Ordinal : Beda, Urutan Interval : Beda, Urutan, Jarak anttara dua nilai
  • Ratio : Beda, Urutan, Jarak, Kelipatan dan 0 absolut
  • Nominal dan ordinal (biasa disebut variabel kategorik)
  • Interval dan ratio (biasa disebut variabel numerik)
  • Analisis data dgn skala variabel lebih tinggi:
    - Analisis lebih fleksibel,
    - Secara statistik lebih kuat (powerful)
    - Lebih banyak informasi yang didapatkan
Berdasarkan bisa/tidaknya diukur secara langsung

Variabel teramati (observed variable)
   - Dapat langsung diamati/diukur
   - Contoh: umur, jenis kelamin, berat badan

Variabel laten (latent variable)
   - Tidak dapat langsung diamati/diukur
   - Contoh: kualitas pelayanan, kepuasan pelanggan, kesehatan
   - Umumnya diukur dengan menggunakan indikator yg berupa variabel teramati

Bebeberapa Cara Pengukuran Variabel Sering Digunakan
  • Skala Likert:mengukur sikap, pendapat, persepsi atau perilaku (bisa 3, 4, 5, 6, 7 pilihan)
  • Skala Guttman: (0.Ya, 1.Tidak; 0.Tidak Setuju, 1:Setuju)
  • Semantic Diferentials: tersusun dalam satu garis kontinum (1 s/d 5; 0 s/d 10)
  • Rating Scale: merubah bentuk kualitatif menjadi kuantitaf (angka/skor). Sangat Senang (skor 3), Cukup Senang (skor 2) dan Kurang Senang (skor 1).


Definisi Operasional Varibel
  • Definisi konseptual variabel
  • Definisi operasioanl variabel 
  • Cara/alat pengukuran variabel
  • Hasil ukur variabel
  • Skala ukur variabel (rasio, interval, ordinal, nominal)
Read more

Tuesday, May 9, 2017

Perkembangan Teori Manajemen

Terimakasih sudah mampir di artikel perkembangan teori manajemen yang sudah saya ulas sedemikian rupa dibawah ini. Jangan lupa beri referensi dari artikel saya ini yah kalo mau copas, hehe
perkembangan+evolusi+teori+manajemen


PERKEMBANGAN TEORI MANAJEMEN 

- Teori Manajemen Klasik 
Terjadi revolusi industri pada abd ke-19 yg menyebabkan meningkatnya kebutuhan akan suatu pendekatan manajemen yang sistimatik.

- Perkembangan teori awal manajemen 

- Teori Manajemen ilmiah 
*Robert Owen (1771-1858) pada permulaan tahun 1800 an Robert Owen, seorang manajer beberapa pabrik pemintalan kapas di New Lanark Skolandia, menekankan pentingnya unsur manusia dalam produksi. Mengemukakan bahwa dengan perbaikan kondisi karyawan maka akan menaikan produksi dan keuntungan/laba dan investasi  yang paling menguntungkan adalah karyawan sebagai vital mechine.
* Frederick W.Taylor (1856-1915) sebagai bapak manajemen ilmiah, dia menggambarkan bahwa manajemen ilmiah  sering diartikan dengan metode ilmiah pada studi, analisa dan pemecahan masalah organisasi serta efisiensi kerja organisasi.

- Teori organisasi klasik 
*Hendri Fayol (1841-1925) seorang industrial Perancis, me-ngemukakan teori dan tehnik-tehnik   administrasi sebagai pedoman bagi pengelolaan organisasi yg komplek dalam bukunya yang terkenal, “Administration Industrielle et Generale”. Fayol merinci ada 5 unsur atau disebut fungsionalisme fayol  yakni : Perencanaan, Pengorganisasian, Pemberian perintah, Pengkoordinasian dan pengawasan.
Kemudian fayol membagi operasi perusahaan menjadi 6 kegiatan :
1. Tehnik - produksi dan facturing produk, 
2. Komersial –pembelian bahan baku dan penjualan, 
3. Keuangan (financial), 
4. Keamanan perlindungan karyawan, 
5. Akuntansi – pelaporan dan pencatatan,
6. Manajerial

- Aliran manajemen modern
Pengembangan dari aliran hubungan manusiawi yang dikenal sebagai Prilaku organisasi dan yang lain dibangun atas dasar manajemen ilmiah, dikenal sebagai aliran kuantitatif (operation research dan management science atau manajemen operasi)

- Prilaku Organisasi 
Tokoh
1. Abraham Maslow yang mengemukakan adanya hirarki  kebutuhan dalam penjelasannya tentang perilaku manusia dan dinamika proses motivasi.
2. Douglas McGregor dengan teori X dan Y
3. Fredeerick Herzberg yang menguraikan teori motivasi higienis atau teori 2 factor.
4. Robert Black dan jane Mouton, yg membahas tentang lima gaya kepemimpinan dengan kisi-kisi manajerial,
5. Fried Friedler 
6. Chris Argyris 
7. Edgar Schein   

- Prinsif dasar prilaku organisasi 
*Manajemen tidak dapat dipandang sebagai suatu proses tehnik secara ketat (peranan,prosedur,prinsif)   
*Manajemen harus sistematik dan pendekatan yang digunakan harus dengan pertimbangan secara hati-hati.
*Organisasi sebagai suatu keseluruhan dan pendekatan manajer individual untuk pengawasan harus sesuai dengan situasi.
*Pendekatan motivasional yang menghasilkan komitmen pekerja terhadap tujuan organisasi sangat dibutuhkan.


- Aliran kuantitatif 

- Pendekatan sistem 
Pendekatan sistem umum pada manajemen dapat dikaitkan dengan konsep organisasi formal dan tehnis, filosofis dan sosiologis. 

- Perkembangan teori manajemen dimasa yg akan datang. 
Setelah dibicarakan ketiga aliran utama dalam bidang manajemen selanjutnya ada 5 kemungkinan arah perkembangan teori manajemen selanjutnya dimasa mendatang yaitu:
1. Dominan. Salah satu dari aliran utama dapat muncul sebagai yang paling berguna.
2. Divergence. Setiap aliran berkembang melalui jalurnya sendiri.
3. Convergence. Aliran-aliran dapat menjadi sepaham dengan batasan-batasan diantara mereka cenderung kabur.
4. Sintesa. Masing-masing aliran berinteraksi.
Read more

Saturday, May 6, 2017

Tehnik Normalisasi (Lanjutan)

PROBLEM-PROBLEM PADA RELATION YANG SUDAH DINORMALISASI
1. Performance Problem
2. Referential Integrity Problem

BEBERAPA KONSEP YANG HARUS DIKETAHUI :
a.  Field/ Atribut Kunci
b.  Kebergantungan Fungsi

a. Field / atribute dalam database
1. Super key,  himpunan dari satu atau lebih entitas yang digunakan untuk mengidentifikasikan secara unik sebuah entitas dalam entitas set
2. Candidate key, satu attribute atau satu set minimal atribute yang mengidentifikasikan secara unik suatu kejadian yang specifik dari entity
3. Primary key, satu atribute atau satu set minimal atribute yang tidak hanya mengidentifikasikan secara unik suatu kejadian yang specifik tapi juga dapat mewakili setiap kejadian dari suatu entity
4. Alternate key, kunci kandidat yang tidak dipakai sebagai primary key
5. Foreign key, satu atribute (atau satu set atribute) yang melengkapi satu relationship (hubungan yang menunjukkan ke induknya.

tehnik+normalisasi

b. Ketergantungan Kunci 

1. Ketergantungan Fungsional (Fungsional Dependent)
Keterkaitan antar hubungan antara 2 atribute pada sebuah relasi. Dituliskan  dengan cara : A -> B, yang berarti :

Atribute B fungsionality Dependent terhadap atribute A atau 
Isi (value) atribute A menentukan isi atribute B

Definisi dari functional dependent :

Diketahui sebuah relasi R, atribute Y dari R adalah FD pada atribute X dari R ditulis R.X -> R.Y jika dan hanya jika tiap harga X dalam R bersesuaian dengan tepat satu harga Y dalam R 

2. Fully Functinaly Dependent (FFD)
Suatu rinci data dikatakan fully functional dependent pada suatu kombinasi rinci data jika functional dependent pada kombinasi rinci data dan tidak functional dependent pada bagian lain dari kombinasi rinci data.


Definisi dari  FDD:
Atribute Y pada relasi R adalah FFD pada atribute X pada relasi R jika Y FD pada X tida FD pada himpunan bagian dari X 
3. Ketergantungan Partial
Sebagian dari kunci dapat digunakan sebagai kunci utama
4. Ketergantungan Transitif
Menjadi atribute biasa pada suatu relasi tetapi menjadi kunci pada realasi lain
5. Determinan
Suatu atribute (field) atau gabungan atribute dimana beberapa atribute lain bergantung sepenuhnya pada atribute tersebut.
Read more

Friday, May 5, 2017

Tehnik Normalisasi Pada Sistem Basis Data



BEBERAPA PENGERTIAN NORMALISASI :
Normalisasi merupakan proses pengelompokan elemen data menjadi tabel–tabel yang menunjuk-kan entity dan relasinya. Normalisasi adalah proses pengelompokan atribute-atribute dari suatu relasi sehingga membentuk Well Structure Relation.

WELL STRUKTURE RELATION
Adalah sebuah relation yang jumlah kerangkapan datanya sedikit (minimum Amount Of Redundancy), serta memberikan kemungkinan bagi user untuk melakukan INSERT, DELETE, dan Modify terhadap baris-baris data pada relation tersebut, yang tidak berakibat terjadinya ERROR atau Inkonsestensi Data, yang disebabkan oleh operasi –operasi tersebut 

Contoh :
Terdapat sebuah relation Course, dengan ketentuan sbb:
1. Setiap mahasiswa hanya boleh mengambil satu matakuliah saja.
2. Setiap matakuliah mempunyai uang kuliah yang standar (tidak tergantung pada mahasiswa  yang mengambil matakuliah tsb. 

RELATION COURSE 
tehnik+normalisasi+relation+course


Relation di atas merupakan sebuah relation yang sederhana dan terdiri dari 3 kolom/atribute
Bila diteliti secara seksama, maka akan ditemukan redundancy pada datanya, dimana biaya kuliah selalu berulang pada setiap mhs. Akibatnya besar kemungkinan terjadi Error atau inkonsistensi data, bila dilakukan update terhadap relation tsb yang disebut dengan Anomali 

ANOMALY Merupakan penyimpangan-penyimpangan atau Error atau Inkonsistensi data yang terjadi pada saat dilakukan proses insert, delete ataupun modify.
Terdapat 3 jenis Anomali :
1. Insertion Anomali
Error yang terjadi sebagai akibat operasi insert record/tuple pada sebuah relation
contoh :
Ada matakuliah baru (CS-600) yang akan diajarkan, maka matakuliah tsb tidak bisa di insert ke dalam relation tsb sampai ada mhs yang mengambil matakuliah tsb. 


2. Delettion Anomali
Error yang terjadi sebagai akibat operasi delete record/tuple pada sebuah relation
Contoh :
Mhs dengan student-id 92-425, memutuskan untuk batal ikut kuliah CS-400, karena dia merupakan satu-satunya peserta matakuliah tsb, maka bila record/tuple tsb didelete akan berakibat hilangnya informasi bahwa mata-kuliah CS-400, biayanya 150 
3. Update Anomali
Error yang terjadi sebagai akibat inkonsistensi data yang terjadi sebagai akibat dari operasi update record/tuple dari sebuah relation
Contoh :
Bila biaya kuliah untuk matakuliah CS-200 dinaikan dari 75 menjadi 100, maka harus dilakukan beberapa kali modifikasi terhadap record-record, tuple-tuple mhs yang mengambil matakuliah CS-200, agar data tetap konsisten 

Berdasarkan teori normalisasi, relation course dipecah menjadi 2 relation terpisah , sbb
tehnik+normalisasi

Read more

Wednesday, May 3, 2017

Pengertian Transformasi Data

pengertian+transformasi+data


Sebelumnya saya ucapkan banyak terimakasih untuk para pengunjung blog ini, semoga dapat membantu teman-teman dalam mencari materi atau belajar mengenai transformasi data yang akan saya bahas dibawah ini. 

Transformasi data adalah suatu proses dalam merubah bentuk data. Misalnya merubah data numerik menjadi data kategorik atau merubah dari beberapa variabel yang sudah ada dibuat satu variabel komposit yang baru. Beberapa perintah SPSS yang sering digunakan adalah RECODE dan COMPUTE.

Transformasi data merupakan suatu proses untuk merubah bentuk data sehingga data siap untuk dianalisis. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk merubah bentuk data namun yang paling sering digunakan antara lain adalah RECODE dan COMPUTE.

Perubahan bentuk data yang paling sederhana adalah pengkategorian data numerik menjadi data kategorik, misalnya UMUR dikelompokan menjadi 3 kategori yaitu < 20 th, 20—30 th, dan >30 th. Atau dapat juga dilakukan pengelompokkan data kategorik menjadi beberapa kelompok yang lebih kecil, misalnya DIDIK dikelompokkan menjadi 2 kategori yaitu rendah (SD/SMP) dan tinggi (SMU/PT). Proses pengelompokan atau pengkategorian ulang tersebut lebih dikenal dengan istilah RECODE. 


Perubahan bentuk data lainnya adalah penggunaan fungsi matematik dan algoritma. Misalnya penjumlahan skor pengetahuan, skor sikap, atau skor persepsi. Atau dapat juga dilakukan proses perkalian dan pembagian sekaligus, misalnya untuk menghitung Index Massa Tubuh (IMT=BB/TB^2). 

Atau dapat juga dilakukan pengelompokkan beberapa variabel sekaligus mengunakan fungsi algoritma, misalnya jika TAHU=1 dan SIKAP=1 dan PRILAKU=1 maka KONSISTEN=1 (jika ke-3 kondisi tersebut terpenuhi maka dikategorikan sebagai konsisten atau KONSISTEN=1, namun jika salah satu tidak terpenuhi maka dikategorikan tidak konsisten atau KONSISTEN=0). Proses penggunaan fungsi matematik dan algoritma tersebut lebih dikenal dengan istilah COMPUTE.

Follow blog ini dan like / share yah jika ini bermanfaat, terimakasih..
Read more

Tuesday, May 2, 2017

Teknik Analisis Data Penelitian

Dalam sebuah metode penelitian, ada satu hal yang pokok yang perlu kita tahu yaitu Teknik Analisis Data Penelitian, dan berikut saya jabarkan secara rigkas dai Teknik Analisis data Penelitian tersebut.

1. Pengolahan data
Data yang telah diperoleh kemudian diolah dengan melalui tahapan sebagai berikut :
a. Edit data (editing)
Data yang telah terkumpul diperiksa dari kelengkapan, kesinambungan dan konsistensinya. 

b. Pengkodean data (coding)
Pengkodean data adalah mengubah data yang berbentuk huruf dijadikan dalam kode angka untuk mempermudah pada saat pemasukan data dan analisis..

c. Pemasukan data (processing)
Setelah melewati pengkodean, maka langkah selanjutnya adalah memperoses data dengan cara memasukkan data ke komputer.

d. Pembersihan data (cleaning)
Tahapan ini merupakan proses validasi data yang dilakukan untuk menyakinkan bahwa data yang dikumpulkan merupakan data yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan penelitian.  

2. Analisa Data
Analisis data dilakukan untuk mengetahui hubungan antara karaktersitik demografi, jumlah anak dan pemeriksaan kehamilan dengan penolong persalinan ibu. Tahapan analisis data yang akan dilakukan adalah analisis univariat, bivariat dan analisis multivariat.
a. Analisis univariat
Analisis univariat dilakukan untuk mendapatkan gambaran masing-masing variabel penelitian. Analisis univariat variabel kategorik dengan distribusi frekuensi atau persentase, sedangkan variabel numerik dengan mean, median dan standar deviasi.

b. Analisis bivariat
Analisis bivariat bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel dependen dan variabel independen. Uji yang digunakan adalah sesuai dengan table di bawah ini dengan dengan menggunakan tingkat kemaknaan α=0.05,
teknik+analisis+data+penelitian



Pemilihan uji statistik Kai-Kuadrat (2) didasarkan pada tujuan penelitian yang telah ditetapkan dan masing-msing variabel independen dan variabel dependen adalah variabel kategorik sesuai dengan definisi operasional penelitian.   Hasil analisis dikatakan ada hubungan yang bermakna jika nilai p-value lebih kecil dari 0,05 (p < 0,05). Sebaliknya dikatakan tidak ada hubungan yang bermakna jika nilai p-value lebih besar dari 0,05 (p > 0,05).   

c. Analisis multivariat
Analisis multivariat digunakan melihat variabel independen yang paling dominan berhubungan dengan variabel dependen dalam hal penolong persalinan.  Variabel yang mempunyai nilai p < 0,25 yang diperoleh pada hasil bivariat akan menjadi kandidat untuk analisis multivariat. Uji statistik yang digunakan adalah Multiple Logistic Regression.

Terimakasih sudah mampir di blog saya, follow like and share yah..

Read more

Thursday, November 10, 2016

Pengertian Array pada Struktur Data



Salah satu Struktur Data yang teramat penting adalah Array atau Larik.
Array dapat didefinisikan sebagai suatu himpunan hingga  elemen, terurut dan homogen. Atau Dapat didefinisikan juga sebagai pemesanan alokasi memory sementara pada komputer.
 
Terurut : Dapat diartikan bahwa elemen tersebut dapat diidentifikasi sebagai elemen pertama, elemen kedua dan seterusnya sampai elemen ke-n.
Homogen : Adalah bahwa setiap elemen dari  sebuah Array tertentu haruslah mempunyai type data yang sama. Sebuah Array dapat mempunyai elemen yang  semuanya berupa integer atau dapat pula seluruhnya berupa character atau String bahkan dapat pula terjadi suatu Array mempunyai elemen berupa Array pula.

Karakteristik Array :
1. Mempunyai batasan dari pemesanan alokasi
    memory (Bersifat Statis)
2. Mempunyai Type Data Sama
    (Bersifat Homogen)
3. Dapat Diakses Secara Acak
Adapaun jenis Array yang akan dipelajari adalah :
1.  Array Dimensi Satu (One Dimensional)
2.  Array Dimensi Dua (Two Dimensional)
3.  Array Dimensi Banyak (Multi Dimensional)

1.  ARRAY DIMENSI SATU (One Dimensional)
                Deklarasi : Var A : Array[1..N] Of Type Data;
               Penggambaran secara Logika :
array+dimensi+1
  

Harga minimum dari subskrip suatu Array disebut sebagai batas bawah atau lower bound (L), sedangkan harga maksimumnya disebut batas atas atau upper bound (U).
PEMETAAN ARRAY DIMENSI SATU KE STORAGE
Mapping Storage Array Dimensi Satu
Rumus :  @A[I] = B  + {U - 1} * L
Dimana   @A[I]  : Posisi Array Yg Dicari
                B : Posisi Awal Array di Memory Komp.
                U : Subkrip atau Indeks Atas Array
                L : Besar Memory dari St. Type Data
Rumus menentukan jumlah elemen dalam Array :
Jumlah Elemen :
n
p (Ui – Li)
i=1
p = Pi (Perkalian dari statemen sebelumnya)
  {Dosen membuat contoh aplikasi mapping
    array dimensi  satu}

2.  ARRAY DIMENSI DUA (Two Dimensional)
B.U : Var A : Array[1..N,1..M] Of Type Data;

Sering digunakan dalam menterjemahkan matriks pada pemrograman.
Mis : Var A : Array[1..3,1..4] Of Integer;

Terbagi Dua cara pandang (representasi) yang berbeda :
1. Secara Kolom Per Kolom (Coloumn Major Oder)
@M[i,j] = @M[1,1] + {(j - 1) * K + (i - 1)} * L

2. Secara Baris Per Baris (Row Major Order)
@M[i,j] = @M[1,1] + {(i - 1) * N + (j - 1)} * L

Ket :  I = Baris, j = kolom, L = panjang elemen
K = Banyaknya kolom
N = Banyaknya baris
 
3.  ARRAY DIMENSI TIGA (Three Dimensional) dan Dimensi   Banyak (Multidimensional)
      B.U : Var A : Array[1..N,1..M,1..P,1..R,…] Of Type Data;

Pada dasarnya hanya pengembangan dari array dimensi tiga, yaitu :
@M[n,m,p,r,….] = @M[1,1,1,1,….] + {(n-1)*(Ui-Li+1)+(m-1)*(Ui-Li+1)+ (p-1)* (Ui - Li + 1)+……} * L

TRINGULAR ARRAY (ARRAY SEGITIGA)
Beberapa aspek pelinieran suatu Array yang harus ditinjau adalah Tringular Array. Tringular Array dapat merupakan Upper Tringular (seluruh elemen di bawah diagonal utama = 0), ataupun Lower Tringular (seluruh elemen di atas diagonal utama = 0).
Dalam Array Lower Tringular dengan N baris, jumlah maksimum elemen <> 0 pada baris ke-I adalah = I, karenanya total elemen <>0, tidak lebih dari
                                N
                         SIGMA     I = N(N+1)/2
                                I=1

tringular+array
Gambar       (a)  Upper Triangular Array
                    (b)  Lower Triangular Array
               

Contoh berikut.
tringular+array

SPARSE ARRAY (ARRAY JARANG).
Suatu Array yang sangat banyak elemen nol-nya, dikenal sebagai Sparse Array, contohnya adalah Array A pada Gambar berikut :
sparse+array

Read more

Friday, November 4, 2016

Pengertian Hukum Bisnis

Berikut saya akan coba ulas pengertian hukum bisnis yang saya tahu, semoga bermanfaat yah, dan inilah sedikit ulasannya.


HUKUM  BISNIS
Apakah Hukum itu ?
Hukum adalah Aturan-aturan perilaku yang telah ditetapkan oleh suatu masyarakat.

Amerika Serikat membagi hukum atas 3 bagian
1. Hukum Umum (Common Law)
Adalah  suatu bentuk keputusan yang diwariskan secara turun temurun oleh pengadilan yang menangani kasus-kasus individu.
2. Undang-Undang (Statutory Law)
Hukum yang diciptakan oleh badan legislatif federal, Negara bagian atau local.
3. Hukum Pengaturan (regulatory Law)
Adalah hukum yang diciptakan oleh badan-badan kewenangan administratif.

Sistem Pengadilan di Amerika Serikat terdiri dari 3 Tingkatan:
1. Pengadilan tingkat pertama
Pengadilan umum yang mendengarkan kasus-kasus yang tidak ditangani secara  khusus oleh pengadilan lain.
Contoh:  penghindaran pajak, penipuaan, perselisihan internasional atau tuntutan terhadap pemerintah Amerika serikat.
2. Pengadilan Tingkat Banding
Pengadilan yang meninjau kembali catatan kasus pengadilan tingkat pertama yang keputusanya diajukan naik banding.
3. Mahkamah Agung
Kasus-kasus yang tetap tidak terselesaikan pada tingkat banding bisa naik banding ke mahkamah Agung.

Perselisihan melewati pengadilan melalui 7 Langkah:
1. Proses pengadilan biasanya diawali ketika seseorang atau satu organisasi merasa disalahkan oleh pihak lain. Pihak yang merasa dirugikan adalah pengugat (plaintiff). Pihak yang dituntut melakukan pelanggaran adalah tergugat (defendant).
2. Pengugat mendaftarkan gugatan secara formal dengan juru tulis pengadilan yang sesuai.  Gugatan adalah pernyataan tertulis dengan pengugat merincikan tuduhannya dang anti rugi yang diharapkan.
3. Tergugat kemudian diberikan kesempatan untuk menjawab gugatan. Biasanya jawaban tersebut menceritakan sisi lain dari kasus tersebut.
4. Jika pengugat ingin melanjutkan tindakanya, kedua pengacara kemudian akan menjalankan serangkaian maneuver yang rumit  yang disebut sebagai proses penemuaan dan mosi prapengadilan. Mosi praperadilan merupakan petisi kepada hakim sehubungan dengan batasan yang akan ditetapkan mengenai kesaksian,kesesuaian bukti,Dll.
5. Pada pengadilan kedua pihak mengajukan bukti-bukti, memberikan kesaksiaan  dari saksi-saksi yang mendukung, meneliti kembali saksi yang diajukan lawan,dan memberikan argument penutup.
6. Sehubungan dengan mosi yang berhasil menggagalkan atau menarik suatu tuntutan, maka kasus akhirnya akan diambil oleh juri atau seorang hakim untuk membuat keputusan.
7. Pihak yang kalah dalam pengadilan tingkat pertama dapat naik banding atas keputusan tersebut dengan berbagai macam alasan.

Pengertian Hukum Bisnis

A.Hukum Kontrak (Contract Law)
Kontrak adalah persetujuan antara 2 pihak atau lebih yang dilaksanakan dalam pengadilan. Untuk itu ada 6 kondisi yang harus dipenuhi:
     1. Perjanjian (Agreement), yaitu penawaran dan penerimaan yang serius, pasti,dan dikomunikasikan atas kondisi tertentu.
     2. Persetujuan (consent), sebuah kontrak tidak dapat dilaksanakan apabila ada pihak terkena kesalahan,penipuan, atau tekanan.
     3. Kapasitas (capacity), Untuk memberikan persetujuan yang sah, kedua pihak harus mendemonstrasikan kapasitas legal.biasanya anak yang berumur (18 atau 21) tidak bisa masuk dalam perjanjian yang mengikat.
     4. Pertimbangan (consideration).
     5. Adalah setiap pertukaran hal-hal yang bernilai antara 2 pihak agar tercipta suatu kontrak yang sah.
     6. Legalitas (legality)
Suatu kontrak harus ditujukan untuk suatu tujuan hukum sah dan harus memenuhi hukum dan peraturan-peraturan.
         
Bentuk yang pantas (proper form)

B. Hukum Kesalahan (tort law)
Adalah kerugian yang dialami perseorangan, property atau reputasi yang harus ditebus. Ada 3 klasifikasi kesalahan :
     1. Kesalahan Disengaja, adalah kesalahan yang terjadi akibat tindakan yang yang disegaja oleh suatu pihak.
     2. Kesalahan tidak disengaja, Dijalankan dibawah standar hukum dalam melindungi pihak lainya dari resiko yang tidak masuk akal.
     3. Kesalahan produk (product liability tort), Kesalahan dengan suatu perusahaan bertangung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh produk-produknya.

C. Hukum Properti
Adalah semua yang memiliki  nilai yang terhadapnya seseorang atau bisnis memiliki hak kepemilikan tunggal.
Membagi property kedalam 4 kategori:
     1. Properti nyata berwujud (tangible real property), adalah Tanah dan segala sesuatu yang diatasnya
     2. Properti pribadi Kentara (tangible personal property), adalah setiap barang bergerak yang dapat dimiliki,dijual,atau disewakan.
     3. Properti pribadi tak berwujud (itangible personal property), adalah property yang tidak dapat dilihat tetapi ada berdasarkan dokumen tertulis.
     4. Properti intelektual (intelektual property) adalah property yang diciptakan melalui aktivitas kreatif seseorang.

D. Hukum Dagang (commercial Law)
     1. Uniform commercial code, adalah sekumpulan hokum terstandarisasi yang mengatur  hak-hak pembeli dan penjual dalam transaksi.
     2. Garansi, adalah janji penjual untuk selalu siap sedia membetulkan produk  atau jasanya apabila terjadi masalah setelah penjualan.
     3. Garansi tegas, adalah garansi yang ketentuan dan syaratnya secara spesifik dikemukakan oleh penjual.
     4. Garansi Penuh, adalah garansi yang diatur oleh hukum , dimana produk-produk harus memenuhi janji yang telah diiklankan dan digunakan sebagaimana tujuan produk tersebut dimaufaktur dan dijual.

E. Hukum Kebangkrutan (Bankruptcy Law)
Bangkrut adalah Izin yang diberikan oleh pengadilan kepada perseorangan dan organisasi untuk tidak membayar sebahagian atau seluruh hutang-hutang mereka.
     1. Kebangkrutan paksa (involuntary bankruptcy) adalah proses pengajuan permohonan bankrupt yang diprakarsai oleh kreditor dari perseorangan  atau organisasi yang berhutang padanya.
     2. Kebangrutan sukarela(voluntary bankruptcy) adalah proses pengajuan keterangan bangkrut yang diprakarsai oleh perseorangan atau organisasi yang berhutang.

Kebangkrutan Usaha (business bankrupty) Harus memutuskan salah satu  dari 3 rencana:
     1. Berdasarkan rencana likuidasi (liqudation plan), usaha akan dihentikan. Asetnya akan dijual dan hasilnya dipakai untuk membayar kreditor.
     2. Berdasarkan rencana pembayaran kembali,perusahaan yang bangkrut hanya perlu menyusun jadual pembayaran baru untuk memenuhi kewajiban-kewajibanya. Rentang waktu biasanya diperpanjang, dan pembayaran dikumpulkan dan didistrbusikan oleh wakil yang diangkat oleh pengadilan.
     3. Reorganisasi (reorganization),adalah bagian yang paling rumit  dari kebangkrutan usaha . perusahaan harus menjelaskan penyebab kesulitan keuanganya dan mengusulkan sebuah rencana baru bagi sisa usahanya.
Read more